SK 1, KD 2

Funny Myspace Comments
MyNiceProfile.com

1.2.Mendeskripsikan kehidupan pada masa pra-aksara di Indonesia.

Pernahkah kalian membayangkan kehidupan pada masa lampau? Masa dimana manusia b elum mengenal tulisan. Lalu bagaimana untuk membuktikan kehidupan manusia pada masa itu. Pada KD 2 ini diharapkan kalian bisa memahami bagaimana kehidupan manusia Indonesia sebelum mengenal tulisan, diharapkan kalian dapat menghargai sejarah bangsa dan mampu menghargai peninggalan budaya yang ada.

1. Pengertian dan kurun waktu pra-aksara
Masa Pra sejarah adalah masa manusia belum mengenal tulisan.
Sumber sejarah didapat dari Fosil dan Artefak
Fosil adalah sisa sisa tulang maanusia, tulang binatang, tumbuh2an kayu dan hewan yaang telah membatu.
Artefak adalah alat alat yang dibuat dan digunakan maanusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Alat tersebut terbuat dari batu, tulang, batu, tanduk, tanaah, dan logam.

Kehidupannya bersifat Nomaden ( berpindah-pindah) mencari makannan yang berasal dari alam.

Secara khusus ada dua aspek utama dari peninggalan masa lalu yaitu :
1. Bersifat material : benda-benda kebudayaan
2. Non material : falsafah hidup, norma, nilai dan lain-lain.2. Perkembangan kehidupan pra aksara dan peralatan yang digunakan.
Perkembangan kehidupan manusia purba dapat ditelusuri melalui peninggalan-peninggalan.
Ada dua cara mempelajarinya :
1. Stratigrafi : cara mempelajari peninggalan purba berdasarkan letaknya dalam lapisan tanah.
2. Tipologi : cara mempelajaripeninggalan purba dengan mengelompokan benda-benda purba kala kedalam kelompok yang sejenis,

Zaman Pra sejarah tebagi dua kelompok yaitu :
1. Zaman batu
2. Zaman prundagian (logam)

Ad 1. Zaman batu terbagi menjadi :
1. Zaman batu tua (Palaeotikum)
– Alat masih kasar belum diasah
– Hidup berpindah-pindah (Nomaden)
– Alat kapak genggam, kapak perimbas, alat serpih.
2. Zaman batu madya ( Mesolithikum)
– Alat sudah dihaluskan yang diperlukan ketajamannya
– Hidup menetap (semisedenter)
– Mengenal kepercayaan
– Alat pebble (kapak sumatera)
3. Zaman batu muda (Neolithikum)
– Alat haalus dan tajam
– Kepercayaan animisme daan dinamisme
– Menetap dan bercocok tanam
– Alat kapak persegi dan lonjong
4. Zaman batu besar ( megalithikum)
– Alat dari batu berkaitan dengan kepercayaan
– Hasil menhir : tugu batu, sarkofagus petimati batu, dolmen, waruga, punden berundak.

Ad 2. Zaman logam(Perundagian) terbagi tiga yaitu :
1. Zaman perunggu : alat berupa kapak corong nekara, kapak perunggu, perhiasan perunggu
2. Zaman tembaga : tidak mengenal
3. Zaman besi : alat yang digunakan tombak, mata panah, cangkul, sabit.

3. Kehidupan manusia purba di indonesia.
Manusia purba adalah : jenis manusia yang hidup jauh sebelum mengenal tulisan.
Jenisnya :
1.Meganthropus plaeojavanicus: manusia besar yang ditemukan di Jawa. Fosil tertua di Jawa.
Yang menemukan Von Koeningswold Tahun 1941 di Sangiran. Diemukan pada lapisan fauna jetis
zaman pleistosen bawah
Ciri-ciri:
 Tulang pipi tebal
 Tonjolan kening menyolok
 Tidak berdagu
 Tubuh tegap
 Perlekatan otot besar dan kuat
 Otot kunyah kuat
 Memakan jenis tumbuhan
2.Pithecanthropus : Manusia kera. Ditemukan di Trinil.

Zaman Megalitikum (zaman batu besar)

Hasil kebudayaan pada masa Megalitikum:

1. Menhir : Tugu batu sebagai tempat pemujaan terhadap roh para nenek moyang.

2. Dolmen : Meja batu tempat untuk meletaakkan sesaji yang akan dipersembahkan kepada roh nenek moyang

3. sarkofagus : Peti jenazah yang terbuat dari batu utuh

4. Kubur batu : peti jenazah yang terbuat dari lempengan batu pipih.

5. Punden berundak : Bangunan suci tempaat roh nenek moyang.

6. Waruga : kubur batu yang berbentuk kubus.

7. Arca : patung yang menggambarkan manusia ataupun binatang.

Tokok-tokoh penemu manusia purba.

1. C.Ter haar dan Oppenorth : menemukan tengkorak dan tulang betis  Homo soloensis di Wajak tulung agung (wajakensis).

2. Eugene Dubois : Pithecanthropus Erectus) , di Kedungbrubus dan Trinil

3. Tjokrohandojo dan duyfjes , di Perning Mojokerto) dinamakan Pithecanthropus Mojokertensis.

4. Koenigswald, menemukan :Meganthropus paleojavanicus, di Sangiran.

Persebaran Nenek Moyang

Terbagi menjadi dua yaitu :

1. Bangsa Proto Melayu : Gelombang pertama, Melalui jalur barat dan timur, hasil kebudayaannya berupa zaman neolitikum yaitu kapak persegi (masuk dari jalur barat, dan kapak lonjong (masuk dari jalur timur)

2. Bangsa Deutro Melayu: Gelombang kedua, Melalui jalur timur kebudayaan yang dibawa lebih tinggi dari Proto melayu yaitu kebudayaan terbuat dari logam, sering disebut kebudayaan Dongson karena ditemukan di daerah Dongson

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: